Kependudukan

Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat strategis dalam pembangunan daerah, sehingga data kependudukan sangat diperlukan perencanaan pembangunan. Dalam konteks yang lebih spesifik data penduduk beserta deskripsi kecenderungannya berguna dalam mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, yang sedang n sebagai bahan penentuan kebijakan maupun   perencanaan pembangunan. Dalam konteks yang lebih spesifik data penduduk beserta deskripsi kecenderungannya  berguna  dalam  mengevaluasi  kegiatan  yang  telah  dilaksanakan,  yang  sedang berjalan, bahkan dalam merencanakan bentuk dan volume kegiatan yang akan dilakukan di masa mendatang. Persoalan kependudukan seperti pertumbuhan penduduk serta karakteristik faktor yang mempengaruhinya, baik karena tingkat fertilitas dan mortalitas atau karena tingkat migrasi, akan berdampak dalam upaya intervensi kebijakan pembangunan yang dilaksanakan, seperti: penyediaan infrastruktur dan layanan masyarakat yang memadai serta lapangan pekerjaan yang cukup di masa mendatang.

Tabel 1.2 menyajikan informasi kependudukan Kabupaten Kutai Timur selama periode dua tahun terakhir. Jumlah penduduk Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2018 sebesar 420.760 jiwa mengalami peningkatan sebanyak 2.145 jiwa atau mengalami pertumbuhan sebesar 0.51 persen dari tahun sebelumnya sehingga menjadi 422.905 jiwa di tahun 2019. Angka kependudukan tersebut merupakan hasil pemutakhiran data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Timur dengan Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri. Ditinjau dari rasio jenis kelamin, secara umum Kabupaten Kutai Timur mempunyai penduduk laki-laki lebih banyak dibanding penduduk perempuan. Apabila ditinjau dari pola sebaran penduduk, Tabel 1.2 menunjukkan bahwa terdapat 5 (lima) Kecamatan yang mempunyai jumlah penduduk lebih banyak dibanding kecamatan lainnya. Kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan Bengalon, Kecamatan Sangatta Selatan, Kecamatan Muara Wahau, dan Kecamatan Kongbeng.

Jumlah dan perkembangan penduduk menurut jenis kelamin dan sebaran di kecamatan, terlihat pada tabel berikut.

Tabel 1.2
Jumlah dan Perkembangan Penduduk
Menurut Jenis Kelamin Perkecamatan Tahun 2018-2019

 

No

 

Kecamatan

2018

2019

L

P

L

P

1

Muara Ancalong

7.525

6.753

7.671

6.903

2

Busang

3.312

2.868

3.248

2.805

3

Long Mesangat

3.890

3.362

3.893

3.411

4

Muara Wahau

15.749

13.438

16.151

13.946

5

Telen

5.976

4.990

5.935

4.971

6

Kongbeng

15.385

13.351

15.807

13.908

7

Muara Bengkal

7.544

6.802

7.599

6.888

8

Batu Ampar

4.216

3.616

4.325

3.727

9

Sangatta Utara

67.721

57.068

66.063

57.082

10

Bengalon

22.530

18.262

22.633

18.634

11

Teluk Pandan

8.662

7.048

8.336

6.950

12

Sangatta Selatan

17.047

14.432

16.718

14.380

13

Rantau Pulung

6.110

5.350

6.333

5.594

14

Kaliorang

7.782

6.649

8.024

6.833

15

Kaubun

8.408

6.860

8.466

7.067

16

Sangkulirang

12.282

10.792

12.578

11.013

17

Karangan

7.336

5.932

7.175

5.912

18

Sandaran

6.503

5.209

6.583

5.343

 

Jumlah

227.978

192.782

227.538

195.367

 

Jumlah L + P

420.760

422.905

 

Rasio Jenis Kelamin

118

116

 

Pertumbuhan (%)

0,51

0.51

Sementara persentase penyebaran penduduk menurut kecamatan di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2018 dan 2019 dapat dilihat pada Tabel 1.3.

Tabel 1.3
Proporsi Penduduk Menurut Kecamatan
Tahun 2018-2019

 

No

 

Kecamatan

Proporsi Penduduk %

2018

2019

1

Muara Ancalong

3,39

3.45

2

Busang

1,47

1.43

3

Long Mesangat

1,72

1.73

4

Muara Wahau

6,94

7.12

5

Telen

2,61

2.58

6

Kongbeng

6,83

7.03

7

Muara Bengkal

3,41

3.43

8

Batu Ampar

1,86

1.90

9

Sangatta Utara

29,66

29.12

10

Bengalon

9,69

9.76

11

Teluk Pandan

3,73

3.61

12

Sangatta Selatan

7,48

7.35

13

Rantau Pulung

2,72

2.82

14

Kaliorang

3,43

3.51

15

Kaubun

3,63

3.67

16

Sangkulirang

5,48

5.58

17

Karangan

3,15

3.09

18

Sandaran

2,78

2.82

Jumlah (%)

100,00

100,00

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019

Berdasarkan Tabel 1.3 terlihat bahwa Kecamatan Sangatta Utara yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Timur mempunyai angka sebaran penduduk yang tinggi yaitu 29,12 persen. Persebaran penduduk terbanyak kedua yaitu pada kecamatan Bengalon sebesar 9,76 persen. Diikuti oleh kecamatan Sangatta Selatan yang mempunyai sebaran penduduk sebesar 7,35 persen. Dalam konteks ini, Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan Bengalon dan Kecamatan Sangatta Selatan mempunyai potensi aktivitas pertumbuhan ekonomi paling tinggi. Hal ini disebabkan oleh penduduk secara teoritis dan empiris merupakan komponen utama dalam laju aktivitas perekonomian.

 Angkatan Kerja dan Ketenagakerjaan

Berdasarkan kelompok umur, penduduk Kabupaten Kutai Timur terbanyak berada pada kelompok umur 10-14 dengan jumlah 43.328 jiwa yang ditunjukkan pada Tabel 1.4 Diikuti dengan kelompok umur 5-9 dengan 42.603 jiwa dan terbesar ketiga pada kelompok umur 30-34 tahun sejumlah
39.655 jiwa.

Tabel 1.4
Jumlah Penduduk Kabupaten Kutai Timur Berdasarkan Umur
Tahun 2018-2019

 

No

 

Kelompok Umur

Proporsi Penduduk

2018

2019

1

0-4

21.584

23.105

2

5-9

42.302

42.603

3

10-14

42.256

43.328

4

15-19

38.336

38.903

5

20-24

37.377

38.365

6

25-29

41.412

38.624

7

30-34

42.337

39.655

8

35-39

40.336

38.699

9

40-44

33.761

34.160

10

45-49

27.043

27.642

11

50-54

20.382

21.208

12

55-59

13.116

14.082

13

60-64

8.604

9.762

14

65-69

5.703

5.681

15

70-74

2.999

3.375

16

>74

3.212

3.713

 

Jumlah

420.760

422.905

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019


Salah satu sasaran dalam pembangunan adalah diarahkan pada perluasan kesempatan kerja dan terciptanya lapangan kerja baru dalam jumlah dan kualitas yang seimbang dan memadai untuk dapat menyerap tambahan angkatan kerja yang memasuki pasar kerja setiap tahunnya. Karena itu peningkatan dalam jumlah angkatan kerja bila tidak diimbangi dengan penambahan kesempatan kerja akan menimbulkan permasalahan dalam pembangunan.

Tabel 1.5
Tingkat Pengangguran, Jumlah Angkatan Kerja dan Tingkat
Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Tahun 2018 – 2019

 

No

 

Variabel

Tahun

2018

2019

1.

Angka Pengangguran (Jiwa)

1.992

1.772

2.

Angka setengah menganggur (Jiwa)

20.496

29.527

3.

Angkatan Kerja (AK) (Jiwa)

177.202

186.535

4.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) (%)

58,54

61,95

5.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) (%)

1,12

0,95

6.

Rasio Ketergantungan (%)

39,00

40,45

Sumber: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019

Tabel 1.5 disajikan dinamika ketenagakerjaan lainnya. Secara umum informasi yang tersaji mulai dari angka pengangguran mengalami penurunan dari tahun 2018 sebesar 1.992 jiwa dan pada tahun 2019 sebesar 1.772 jiwa. Sama halnya pada Angkatan Kerja yang mengalami penurunan pada tahun 2018 sebesar 177.202 jiwa menjadi 186.535 jiwa di tahun 2019, sehingga berimplikasi pada tingkat pengangguran terbuka (TPT). Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami kenaikan dari 1,12% di tahun 2018 menjadi 0,95% pada tahun 2019. Penurunan angka pengangguran menunjukkan bahwa semakin banyak penduduk usia kerja yang terlibat dalam aktivitas produksi. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)  tahun 2018 sebesar 58,54%, mengalami kenaikan menjadi 61,95% pada tahun 2019.

Rasio ketergantungan menunjukkan perbandingan penduduk usia non produktif dengan penduduk usia produktif. Pada tahun 2018, rasio ketergantungan adalah sebesar 39,00%. Dari nilai tersebut, pada tahun 2019 mengalami kenaikan rasio ketergantungan menjadi 40,45%. Nilai rasio ketergantungan ini menunjukkan bahwa pada tahun 2018 dari 100 orang usia produktif menanggung beban sebanyak 39,00 orang penduduk sedangkan pada tahun 2019 menjadi 40,45 orang. Secara relatif telah terjadi kenaikan beban usia produktif.

Sementara  itu,  jumlah  tenaga  kerja  berdasarkan  dengan  lapangan  pekerjaan  utama  di Kabupaten Kutai Timur tahun 2018-2019 terlihat pada Tabel 1.6.

Tabel 1.6
Jumlah Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur
Berdasarkan Lapangan Pekerjaan Utama Tahun 2018–2019

 

No

Sektor/

2018

2019

Lapangan Pekerjaan Utama

Jumlah

%

Jumlah

%

1

Pertanian

44.075

28,49

52.738

33,97

2

Pertambangan

20.554

13,29

32.902

21,19

3

Industri Pengolahan

4.634

3,00

3.807

2,45

4

Listrik, Gas dan Air Bersih

759

0,49

628

0,40

5

Bangunan

6.504

4,20

9.467

6,10

6

Perdagangan, Hotel dan Restoran

12.324

7,97

23.931

15,42

7

Pengangkutan dan Komunikasi

5.630

3,64

3.417

2,20

8

Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

6.170

3,99

244

0,16

9

Jasa Kemasyarakatan

8.692

5,62

2.198

1,42

10

Bidang Lainnya

45,372

29,33

25.904

16,69

 

T o t a l

154.714

100,00

155.236

100,00

Sumber:   Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019
Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Timur 2019

Berdasarkan tabel diatas, terlihat bahwa struktur lapangan pekerjaan di Kabupaten Kutai Timur tahun 2019 berubah secara signifikan dibanding dengan tahun 2018. Terdapat beberapa sektor yang mengalami peningkatan di tahun 2019 tetapi juga terdapat yang mengalami penurunan. Peningkatan terbesar terjadi di sektor pertanian sebesar 33,97 % dari 28,49 % tahun 2018. Kemudian diikuti oleh peningkatan di sektor Pertambangan dari 13,29 % di tahun 2018 menjadi 21,19   % di tahun 2019. Peningkatan persentase jumlah tenaga kerja juga terjadi pada sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran dari 7,97 % tahun 2018 menjadi 15,42 % di tahun 2019. Penurunan persentase jumlah tenaga kerja berdasarkan lapangan kerja terjadi pada sektor Industri Pengolahan, sektor listrik, gas dan air bersih, sektor Pengangkutan dan Komunikasi, serta sektor Jasa Masyarakat dan Bidang Lainnya.